Home Artikel Ahmad Baiquni R : Energisitas Pemuda

Ahmad Baiquni R : Energisitas Pemuda

0
SHARE
Tokoh Muda Banten, Ahmad Baiquni Rahmat AG.

Energisitas Pemuda

Oleh. Ahmad Baiquni Rahmat AG
Tokoh muda Banten

Banten membutuhkan pemimpin yang tidak hanya memberi harapan, namun juga mengeksekusi kebijakan. Wajah politik Banten mutakhir adalah politik tanpa refleksi. Visi-misi seolah hanya dijadikan alat kampanye untuk meraih simpati saja, bukan
sebagai instrumen utama untuk menentukan arah kebijakan daerah.

Pertarungan politik antara calon gubernur – calon wakil gubernur
Banten di pilgub 2017 kemarin telah usai menjadi babak penting dalam menentukan arah Banten ke depan. Banten membutuhkan pemimpin yang muda, kuat, berani, energik, visioner sekaligus memahami aspirasi rakyat.

Pemimpin yang duduk di menara gading yang hanya bertopeng citra dan “bermain sinetron”, sejatinya adalah mereka yang
membelakangi kehendak rakyat. Justru, pemimpin yang tiap hari bergulat keringat dan berjibaku dengan problem mendasar warganya yang dibutuhkan oleh Banten ini.

Sudah terlalu banyak pemimpin yang bisa bicara, main drama (bersinetron), namun sedikit yang mampu mendengar keluhan dan aspirasi nurani rakyatnya. Tetapi, pemimpin yang merakyat tidaklah cukup.

Gubernur yang kuat dan mampu mengeksekusi kebijakan-kebijakan yang pro-rakyat sangat dibutuhkan karena Banten ini akan berada dalam gelanggang persaingan global (MEA).

Di Banten, ada figur muda Andika Hazrumy (31 Tahun), di usianya yang relatif muda ia mampu hadir dalam percaturan politik yang berjalan secara ketat dan demokratis.
Kehadiran Andika Hazrumy dalam sebagai wakil Gubernur Banten 2017-2022.

Dalam konteks lokal Banten, kelahiran Andika Hazrumy “telah” menjadi sebuah ekspektasi publik yang harus kita dorong sebagai agenda publik. Setelah suksesi kepemimpinan Pilgub 2017, muncul pemikiran kuat untuk memberikan kesempatan kepada kalangan muda untuk meneruskan kepemimpinan Banten.

Andika juga dinilai tokoh muda yang mempunyai jaringan luas, bukan saja jaringan struktural, tetapi juga jaringan kultural di Banten.

Energisitas Pemuda

Karena penulis adalah bagian dari kaum muda. Sejarah kaum muda harus dijadikan sebagai referensi. Sejarah kaum muda tidak hanya bicara organisasi, namun juga sikap dan tindakan para pemudanya. Prinsip-prinsip inilah yang menjadi referensi penting.

Prinsip-prinsip inilah yang dapat menjadi acuan penting dalam penyelenggaraan pemerintahan, untuk melindungi segenap
kepentingan warganya. Inilah yang sejatinya menjadi prinsip dasar bagi kaum muda dalam menentukan sikap politiknya.Kaum muda menghargai Perjuangan politik kaum muda, sekaligus pembuktian kemampuan mereka bersaing dengan “wajah-wajah lama” harus dilaksanakan dengan proses yang demokratis.