Home Banten Soal Korban Gusuran, Gubernur Banten: Tinggal Dimakam Itu Tidak Manusiawi 

Soal Korban Gusuran, Gubernur Banten: Tinggal Dimakam Itu Tidak Manusiawi 

0
SHARE
Warga Kampung Mekarsari, Kelurahan Panunggangan Barat Kecamatan Cibodas yang terkena Gusur, terpaksa tidur diatas Tempat Pemakaman Umum (TPU). Foto : ahmad

​TangerangPos.com, Kota Tangerang – Kondisi miris yang terjadi setelah prosesi penggusuran membuat Gubernur Banten Wahidin Halim angkat bicara. Pria yang akrab disapa WH ini prihatin dengan kondisi masyarakat yang tinggal di TPU. 

“Kalau masyarakatnya terlantar ya enggak boleh lah, pemerintah harus tanggung jawab, harus dikanalisasi, harus direlokasi, dan apalagi berdampak pada kesengsaraan masyarakat. Apa pun juga harus dipikirkan jalan keluarnya, tinggal dimakam itu kan sudah enggak manusiawi,” ungkap WH.

Ia menjelaskan, walau pun para korban penggusuran tidak memiliki tanah, pemerintah daerah harus mempertimbangkan sisi kemanusiaannya. 
“Mereka enggak bisa ditelantarkan begitu saja, walaupun mereka tidak punya tanah tapi kan kita harus memfasilitasi, jadi human interest-nya harus dipertimbangkan,” imbuhnya.

Wahidin Halim selaku Gubernur Banten pun secara tegas langsung mengimbau kepada Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah agar melakukan upaya penanganan secara sungguh – sungguh dalam persoalan ini. Jangan sampai permasalahan ini terjadi berlarut – larut.

“Saya minta kepada Wali Kota dan jajaran pemerintah daerah untuk melakukan upaya – upaya penanganan secara sungguh – sungguh. Kami telah menurunkan tim untuk mencari kejelasan soal penertiban ini,” papar WH. (tagor)