Home Tangerang Kab. Walubi dan RS Suci Pramita Gelar Pengobatan Gratis

Walubi dan RS Suci Pramita Gelar Pengobatan Gratis

0
SHARE
Koordinator Baksos Jeffri Tanudjaja (kiri), Kadis Kesehatan Kab.Tangerang dr.Desiriana (tengah) dan Dirjen Binmas Buddha Caliadi,SH,MH (kanan) melakukan pengecekan kesiapan petugas medis, (foto; Aries Sundoro).

​Tangerangpos.com, Kabupaten Tangerang – Perwakilan Umat Buddha Indonesia (WALUBI) mengadakan Bakti Sosial (Baksos) berupa pengobatan gratis  pada hari Sabtu (16/12/17) dan Minggu (17/12/17) bertempat di Rumah Sakit Suci Paramita yang beralamat Jln.Raya serang km 28,5 cangkudu Balaraja Kabupaten Tangerang.

Hadir pada acara tersebut DirJen Binmas Budhha Caliadi,SH,MH, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang dr, Desiriana Dinardianti, MARS dan tamu undangan lebih kurang 1.000 pasien antusias mengikuti jalannya baksos dengan tertib.

Ketua Bakti Sosial Jeffri Tanudjaja menyatakan bahwa acara ini dilakukan bertepatan dengan HUT Rumah Sakit Suci Paramita yang ke 20.

“acara baksos melibatkan 76 dokter terdiri dari dokter TNI AU,AD,AL,Moestopo dan WALUBI,  dengan paramedis sekitar 90 orang dan sukarelawan sebanyak 200 orang dengan target pasien sebanyak 3.000 pasien dalam 2 hari, ” ucapnya.

Tujuan diadakannya baksos agar masyarakat  lebih sehat dan mudah mudahan  akan ada  pihak lain yang  ikut  tergerak untuk menolong sesama melalui baksos seperti ini.

Sementara itu Kadis Kesehatan Kabupaten Tangerang  dr.Desiriana menyatakan kepada Tangerangpos.com sangat mengapresiasi WALUBI dan RS Suci Paramita dengan  dilaksanakannya kegiatan tersebut.

“Baksos  hari ini cukup lengkap ada poli umum, poli anak, gigi, bedah minor, bedah katarak,kulit,THT, ” jelasnya.

Saat disinggung soal penanganan penyakit Difteri diKabupaten Tangerang, dr. Desiriana menyatakan pihaknya telah mengadakan pekan imunisasi/ ORI (Order Respon Imunisasi),yaitu imunisasi ulangan bagi seluruh anak usia 1 sampai 18 tahun.

” Kabupaten Tangerang di Banten merupakan  wilayah,  yang jumlahnya cukup besar terdapat 34 kasus difteri dan 4 orang meninggal, Bupati Tangerang telah menetapkan KLB (Kejadian Luar Biasa) pada tgl 12 Oktober 2017, Dinkes Kabupaten Tangerang sebelum tanggal 11 Desember telah melakukan imunisasi ulang di 9 desa sebanyak 29.000 orang, setelah tanggal 11 Desember telah melakukan imunisasi diseluruh wilayah Kabupaten Tangerang sebanyak 44 Puskesmas dengan jumlah 34.000 orang,” Pungkasnya.

Salah satu pasien baksos bernama komeng warga Desa Cempaka Kecamatan Cisoka berprofesi sebagai montir saat ditemui tangerangpos.com mengatakan bahwa acara ini sangat membantu masyarakat terutama masyarakat miskin yang kurang mampu,sambil menunjukkan obat dan kaca mata yang didapat setelah berobat.

“mudah mudahan pengobatan gratis ini bisa diadakan terus,” harapnya.(as)