Home Tangerang Kota Pembangunan Perumahan Royal Arum, DPMPTSP: Kami Tidak Akan Memproses Izinnya

Pembangunan Perumahan Royal Arum, DPMPTSP: Kami Tidak Akan Memproses Izinnya

0
SHARE
Ilustrasi IMB : HRO

​TangerangPos.com, Kota Tangerang – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang, akan segera melakukan pemanggilan kepada pihak pengembang perumahan Taman Royal Arum, Cipondoh. Pasalnya, hingga kini pihak pengembang diduga tidak mengantongi izin untuk membangun kompleks perumahan elit tersebut.

 

“Kami (Satpol PP, red) sudah mengecek langsung ke lokasi Perumahan Royal Arum. Dalam waktu dekat ini kita akan panggil pihak pengembang untuk memberikan klarifikasi dan penjelasan soal perizinannya,” kata Kepala Bidang Penegakan Produk Hukum Daerah (Kabid Gakumda) Satpol PP Kota Tangerang, Kaonang, Senin ( 18/12/2017 ).

seraya berujar bahwa pihaknya akan melakukant indakan tegas, jika memang terbukti pengembang Perumahan Royal Arum tak mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

 

Proses pemanggilan ini kata Kaonang merupakan tindak lanjut dan prosedur yang harus dilakukan, sebelum pihaknya melakukan penindakan.

 

Namun, berdasarkan Perda Kota Tangerang No 06 tahun 2011 tentang Ketertiban Umum, Perda No 17 tahun 2011 tentang Retribusi Perijinan Tertentu, Perda  No 03 tahun 2012 tentang Bangunan Gedung dan Perda No 06 tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Tangerang, setiap bangunan di Kota Tangerang harus memiliki izin.

 

“Kami tidak akan mentolelir jika memang pihak pengembang terbukti tak memiliki izin. Pasti akan kami tindak tegas,” Tandasnya.

 

Seperti diketahui, sebelumnya pihak pengembang Perumahan Taman Royal Arum, Cipondoh, Kota Tangerang dilaporkan sejumlah warga, lantaran diduga membangun kompleks perumahan di atas lahan Fasos/Fasum. laporan warga ini kemudian mendapat respon pemerintah setempat.

 

Bahkan, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kota Tangerang, Dafyar Eliyadi mengancam akan melaporkan pihak pengembang, jika memang terbukti melanggar aturan.

 

“Saat ini tim kami tengah melakukan pengecekan dilapangan. Jika terbukti menyalahi prosedur kami tentunya akan mempidanakan serta meminta pihak Satpol PP untuk melakukan penertiban,” tegas Dafyar.

 

Masih kata Dafyar, dari hasil kordinasi dengan pihak Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), pihaknya mendapat informasi bahwa pihak Pengembang Perumahan Taman Royal Arum, yaitu PT. Cahaya Baru Raya Realty sudah mengajukan proses perizinan, namun belum diproses lantaran belum mengantongi izin dari warga perumahan Taman Royal 2.

 

“Pihak pengembang juga belum melakukan perubahan site plan, jadi izinnya tak bisa diproses oleh DPMPTSP,” kata Dafyar.

 

Terpisah, Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tangerang, Karsidi menegaskan, Pemkot Tangerang tidak  akan mengeluarkan semua jenis perizinan yang diajukan PT Cahaya Baru Raya Realty dalam pembangunan perumahan Royal Arum, jika tidak mengantongi izin dari warga perumahan Taman Royal 2.

 

“Kita tidak akan memproses izinnya, kalau tidak ada izin dari warga,” kata Karsidi beberapa waktu lalu.(tagor)