Home Nasional Sufmi Dasco: Kami Ingin Menang Dengan Cara Teduh Tanpa Gaduh

Sufmi Dasco: Kami Ingin Menang Dengan Cara Teduh Tanpa Gaduh

0
SHARE
Wakil Ketua DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad.

TangerangPos.com, Jakarta – ┬áDalam berbagi survei elektabilitas capres 2019 yang dilakukan berbagai lembaga survei, nama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto selalu mengalami penurunan. Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad┬ámengungkapkan keraguannya atas berbagai hasil survei tersebut.

Dasco mengungkapkan, berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh Partai Gerindra, elektabilitas Prabowo sebagai capres tidak mengalami penurunan, seperti hasil yang dirilis berbagai lembaga survei. Maka dari itu dirinya menilai bahwa hasil survei yang telah dirilis tidaklah wajar.

“Menurut hasil survei internal yang kami tidak rilis apa yang disampaikan, hasil survei itu menurut kami kurang wajar juga. Kami juga cek dari hari ke hari, apa yang dilakukan oleh Pak Prabowo dan partai kami juga punya survei,” ujar Dasco, saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (24/4/2018).

Bahkan, lebih lanjut, Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI ini menuturkan, bahwa bukan perkara sulit untuk menaikan elektabilitas mantan Danjen Kopassus tersebut. Ia berpendapat elektabilitas Prabowo dapat meningkat signifikan jika sering menembakan ‘peluru-peluru’ tajam atas kinerja pemerintah yang dinilai kurang baik.

Namun, kata Dasco, saat ini Prabowo memilih untuk tak membuat gaduh dengan melontarkan kritik terhadap pemerintah.

“Kami juga ingin menang juga dengan cara yang teduh dan enggak gaduh. Kami lakukan kerja-kerja, kader melakukan kerja,” kata Dasco.

“Tapi kalau nanti kami dibeginikan terus itu sama saja bangunin macan tidur. Nanti kami minta saja Pak Prabowo setiap hari ngomong, kritik terhadap pemerintah. Itu pasti elektabilitasnya langsung naik,” ujar dia.

Sebelumnya, survei Litbang Kompas menunjukkan elektabilitas Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang menjadi penantang terkuat Presiden Joko Widodo pada Pilpres 2019 mengalami penurunan.

Dikutip dari Kompas, Senin (23/4/2018), potensi keterpilihan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto 14,1 persen, turun dari hasil survei enam bulan lalu yang merekam angka 18,2 persen.

Survei ini dilakukan pada 21 Maret-1 April 2018 sebelum Prabowo menyatakan kesiapannya maju sebagai calon presiden di Rakornas Partai Gerindra, 11 April lalu. (DES)