Home Banten UPT Samsat Cikokol Capai Target 45,1 Persen

UPT Samsat Cikokol Capai Target 45,1 Persen

0
SHARE

TangerangPos.com, Banten – Terkait pencapaian target pendapatan melalui Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bapenda Provinsi Banten melalui UPT Samsat di Banten melakukan sejumlah upaya. Seperti yang dilakukan UPT Samsat Cikokol, Kota Tangerang, kini telah mencapai target 45,1 persen. Sebab, sejumlah cara memang sudah dilakukan.

Faktanya, dari triwulan kedua sampai akhir bulan Juni 2018 target pencapaian sudah 45%, sementara target secara keseluruhan di tahun 2018 sebesar Rp677 miliar.

Sarifudin, Kepala UPT Samsat Cikokol mengatakan, jika tidak berbenturan dengan libur panjang, taget 45,1 persen yang didapat hari ini, bisa lebih dari itu.

“Kalau tidak ada itu (libur panjang,red) mungkin kita bisa tebus angka 49% bahkan bisa lebih, namun, jika dibandingkan hari ini pada 2018, dengan tahun 2017 lalu, kita lebih maju secara pencapaian,” terang Sarifudin usai buka puasa bersama puluhan anak yatim, Rabu (6/6/2018).

Sarifudin menlanjutkan, sesuai dengan perintah dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten, terkait pelayanan, Samsat Cikokol juga harus bisa menjemput bola.

“Sesuai surat yang disampaikan beberapa waktu lalu, bahwa, selain kita menunggu masyarakat datang untuk membayar pajak, kita juga menjemput bola menerjunkan pegawai untuk melakukan penagihan sesuai data,” jelasnya.

Lebih dalam ia mengatakan, dari pegawai Samsat Cikokol yang ditugaskan ke lapangan, nantinya akan disebar pada tiap wilayah yang sudah ditentukan, dengan membawa sejumlah data yang telah dipersiapkan.

“Satu orang kita berikan 30 data orang yang ingin ditagih, itu untuk satu wilayah Kelurahan, ternyata efeknya bagus, sebab orang tidak membayar pajak bukan karena malas, akan tetapi kesibukan merekalah yang tidak membuat mereka untuk membayar pajak,” ungkapnya.

Sarifudin menambahkan, selain menjemput bola, Samsat Cikokol juga membuka gerai dibeberpa wilayah Kota Tangerang.

“Ada sembilan gerai, tiga ada di Mall, ada di Kecamatan Batu Ceper, Jatiuwung, Sangiang, Dadap, Modernland samping Bank Banten, Alam Sutera, sedangkan untuk penyediaan gerai di Mall, free tanpa biaya, kita hanya bayar listrik dan uang kebersihan saja,” katanya.

Ada sejumlah cara yang dilakukan Samsat untuk mencapai target pendapatan, misalkan untuk gerai di Cikokol melakukan pelayanannya setelah Samsat tutup pelayanan. Ini adalah cara mengakomodir masyarakat yang kehabisan waktu pada saat ingin ke Samsat.

“Maka bagi masyarakat bayarlah pajak kendaraannya, sebab dengan membayar pajak pastinya mendapat banyak keuntungan, seperti nantinya sektor jalan jadi bagus, kualitas sekolah bagus dan jumlah sekolah semakin banyak. Semua itu dibangun dari PAD yang ada,” tandasnya. (bantenprov.go.id)