Home Tangerang Kab. Ade Awaludin Bicara Paradoks Indonesia di Acara PKD GP Ansor Kabupaten Tangerang

Ade Awaludin Bicara Paradoks Indonesia di Acara PKD GP Ansor Kabupaten Tangerang

0
SHARE
Anggota DPRD Propinsi Banten dari Fraksi Gerindra, H. Ade Awaludin menyerahkan buku Paradoks Indonesia kepada Ketua PC GP Ansor Kabupaten Tangerang, H. Muhidin Alkhodri. Foto : des

TangerangPos.com, Kabupaten Tangerang – Pimpinan Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Tangerang mengadakan Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) yang bertempat Gedung Bersama MUI Kec. Pasar Kemis Kab. Tangerang yang juga  bersebelahan dengan Mako Banser Kabupaten Tangerang. Sabtu, (21/07/2018).

Anggota DPRD Propinsi Banten dari Fraksi Gerindra, H. Ade Awaludin foto bersama dengan Peserta PKD PC GP Ansor Kabupaten Tangerang. Foto : des

Acara yang di ikuti oleh sekitar 70 Kader Ansor se-Kabupaten Tangerang ini, merupakan rangkaian kegiatan rutin GP Ansor dalam mengawal dan terus memperkuat nasionalisme dan nilai nilai ke-NU-an, Pelatihan tersebut di mulai dari tanggal 20 sampai dengan 22 Juli 2018.

Ketua PC Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Tangerang, H. Muhidin Al Kodri menjelaskan bahwa pihaknya mengundang berbagai tokoh Tangerang, termasuk Anggota DPRD Provinsi Banten, H. Ade Awaludin sebagai salah satu narasumber.

” selain sebagai pembina, beliau kan juga pernah menjabat sebagai Ketua PC. GP Ansor Kabupaten Tangerang periode 2010 – 2013, karena itu kita butuh arahan untuk memotivasi sahabat sahabat kader, ” terangnya.

Berdasarkan pantauan tangerangpos.com, salah satu narasumber Anggota DPRD Propinsi Banten, H. Ade Awaludin tiba dilokasi pukul 15.00 WIB  sampaikan materi hingga pukul 17.45 WIB.

Dalam materi yang disampaikan, H. Ade Awaludin banyak memberikan pengetahuan soal arah dan posisi pemuda Indonesia hari ini, selain data data soal pemuda, potensi pemuda, tantangan dan inovasi inovasi yang harus di lakukan oleh pemuda.

“kita sebagai pemuda memiliki tugas dan tanggung jawab besar bagaimana inovasi inovasi diberbagai bidang, bisa kita dorong dan ciptakan di Tangerang ini, karena urusan pendapatan daerah, konsumsi dan Investasi itu kewenangan pemerintah dan dunia usaha, kita sebagai pemuda dan agen perubahan jangan pusing mikirn kewenangan tersebut, tapi kita minimal harus tahu soal pendapatan, konsumsi dan jumlah investasi daerah, kenapa ? Agar kita adil dan tahu masalah yang kita hadapi, ” beber pria yang pernah menjabat sebagai Komisioner KPU Kabupaten tersebut.

Selain berdiskusi soal kepemudaan, pria yang biasa disapa Kang Ade Awaludin juga menyampaikan pokok pikiran buku Paradok Indonesia buah karya Prabowo Subianto.

“Karena Ketua saya sudah menyambangi Ketua PBNU KH. Said Aqil Siradj dan menyerahkan buku ini, maka saya juga ikuti dengan menyampaikan buku ini ke sahabat-sahabat, ini tidak biacara soal partai  tapi ini buah pemikiran seorang negarawan melihat kondisi bangsanya hari ini,” tandasnya.

Acara nampak berlangsung dinamis dan banyak pertanyaan-pertanyaan kritis yang keluar dari peserta, selain memberikan buku Paradok Indonesia, Anggota Fraksi Partai Gerindra tersebut  juga menyerahkan sejumlah buku buku bacaan, mulai dari novel, pertanian, majalah dan buku buku sejarah kepada Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Suka Sari Rajeg sahabat Rico. (des)