Home Tangerang Kota Pengelolaan Parkir Kota Tangerang Diambil Alih BUMD

Pengelolaan Parkir Kota Tangerang Diambil Alih BUMD

0
SHARE
Plang retribusi parkir di Kota Tangerang. Foto : gor

TangerangPos.com, Kota Tangerang – Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Perhubungan menyerahkan pengelolaan parkir ke Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) mulai 1 Juli kemarin. Penyerahan parkir tersebut melalui surat kerjasama yang dibuat antara Pemkot oleh PT. Tangerang Nusantara Global (TNG).

Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Syaiful Rohman menjelaskan, pihak sudah tidak lagi mengurusi pengelolaan parkir baik bahu jalan dan pusat perbelanjaan. Karena pemerintah ada perusahaan BUMD yang memenangkan proyek tersebut. ”Kami mah sudah tidak lagi ngurus parkir paling kerjanya pengawasan saja,” ujar Syaiful, kepada awak media, Rabu (8/8/2018).

Syaiful mengatakan, data yang ada totalnya sebanyak 30 lahan parkir di Kota Tangerang . Namun hasil penilaian dan pembayaran baru ada sebelas lahan parkir yang sudah diserahkan ke perusahaan milik daerah tersebut. ”Kami baru berikan 11 lahanya yang memiliki kontribusi ke pihak mereka,” terangnya.

Selanjutnya, sisanya ada 29 lagi lahan parkir yang belum mereka kelola. Karena belum ada titik temu berapa jumlah uang sewa lahan yang akan mereka bayar ke pemerintah. ”Yang kami tahu sedang dibahas dengan tim apresiasl berapa jumlah uang sewanya,” paparnya.

Penarikan parkir kendaraan, kata dia sudah diatur dalam Perda Nomor 4 tahun 2014 tentang tarif retribusi parkir. Untuk kendaraan roda dua Rp1.000, kendaraan bermotor roda tiga Rp1.500, kendaraan bermotor roda empat Rp2.000 dan kendaraan bermotor roda enam Rp5.000. ”Jadi nanti mereka akan pungut sesuai dengan harga tersebut. Tidak akan ada lebih dari Perda tersebut,” terangnya.

Terpisah, Firman pengelola parkir PT. TNG membenarkan, pihaknya sudah melakukan pendataan di semua lahan parkir yang akan kita kelola di Kota Tangerang. Baru ada sebelas yang sudah diterima dari Pemkot Tangerang. ”Totalnya baru 11 mas yang sedang kami pelihara. Tetapi sisanya belum semua kami kelola,” pungkasnya. (gor)